
oleh: Sri Lestari, A.Md
Marhaban Yaa Ramadhan… 1446 H
(Menyambut Bulan Ramadhan dengan Gembira)
“Waah… Iklan syrup Marjan sudah berseliweran di TV… Tandanya sebentar lagi Ramadhan tiba… Horee, “ kata seorang anak dengan wajah gembira.
Tidak bisa dipungkiri, memang benar kata anak tersebut. Salah satu tanda yang cukup jelas terlihat di masyarakat terkait datangnya Ramadhan yaaa dengan adanya iklan berbagai merk syrup di televisi. Ini dilihat dari kacamata awam yaa… Biasanya, ketika melihat iklan tersebut kebanyakan orang baru sadar bahwa bulan Ramadhan akan segera tiba.
Tenyata hal tersebut sangat jauh berbeda dengan sikap para salaf, mereka memiliki perhatian yang sangat besar terhadap bulan Ramadhan. Sebagaimana dalam sebuah riwayat yang disebutkan oleh Ibnu Rajab al-Hanbali r dalam kitabnya Lathaif al-Ma’ rif, bahwasanya para salaf dahulu selama setengah tahun berdoa untuk bisa bertemu dengan bulan Ramadhan dan setengah tahunnya berdoa agar amalnya di bulan Ramadhan diterima oleh Allah.
“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai kepada Ramadhan dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”
Hal yang mendasari sikap para salaf tersebut tidak lain karena mereka paham betul tentang keutamaan dan kemuliaan Ramadhan, sehingga mereka benar-benar bersemangat ingin berjumpa dengan bulan Ramadhan, serta memaksimalkan waktu mereka di bulan Ramadhan.
Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk bertemu dengan bulan Ramadhan? Jika belum, mari kita mulai dari sekarang.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat. Seluruh umat Islam di dunia melakukan ibadah puasa, membaca Al-Qur’an, dan melakukan amal shalih lainnya.
Semua usia menyambut Ramadhan dengan suka cita. Bagi anak-anak, bulan Ramadhan merupakan kesempatan untuk belajar tentang nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan kepedulian terhadap orang lain. Untuk itu, mari kita ajak anak-anak kita untuk menyambut tamu agung ini dengan penuh semangat dan rasa gembira.
- Berikut beberapa cara untuk menyambut bulan Ramadhan dengan gembira bagi anak-anak:
- Mengenal Sejarah Bulan Ramadhan
Ajarkan kepada anak-anak kita tentang sejarah bulan Ramadhan, termasuk turunnya Al-Qur’an dan perjuangan Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam. Ini akan membantu mereka memahami makna dan pentingnya bulan Ramadhan.
- Membuat Persiapan Puasa
Bantulah anak-anak mempersiapkan diri untuk berpuasa dengan mengajarkan tentang pentingnya makan sahur dan berbuka, termasuk doa berbuka puasa yang shahih, serta cara mengatasi lapar dan dahaga.
Doa berbuka puasa:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ، إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Telah hilang dahaga, dan urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah.
Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395 dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani.
Melakukan Ibadah Bersama
Ajaklah anak-anak untuk beribadah bersama, seperti membaca Al-Qur’an, melakukan shalat tarawih, dan berbagi makanan dengan orang lain.
- Mengembangkan Nilai-Nilai Kebaikan
Ajarkan kepada mereka tentang nilai-nilai kebaikan, seperti kesabaran, kepedulian, dan kejujuran. Ini akan membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih peduli terhadap orang lain.
- Membuat Kegiatan yang Menyenangkan
Buatlah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak, seperti membuat kerajinan, bermain permainan, menyiapkan takjil bersama atau bisa juga menonton film kartun yang berkaitan dengan bulan Ramadhan.
Dengan melakukan kegiatan-kegiatan di atas, kita berharap anak-anak dapat menyambut bulan Ramadhan dengan gembira dan memahami makna dan pentingnya bulan suci Ramadhan ini.
- Tips untuk Orang Tua
– Mulailah mengajarkan anak-anak tentang bulan Ramadhan sejak dini.
– Buatlah jadwal kegiatan yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak.
– Pastikan anak-anak memahami pentingnya berpuasa dan melakukan ibadah lainnya.
– Berikan contoh yang baik bagi anak-anak dengan melakukan ibadah dan kegiatan yang positif.
Demikian sekelumit bahasan tentang menyambut bulan Ramadhan.
Semoga Allaah memberikan kita kesehatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan tahun ini dan yang akan datang. Aamiin.
(Sebutir debu)
